Banyak orang berharap dan bahkan sangat ingin untuk percaya akan keberadaan peri di dunia ini. Makhluk-makhluk kerdil tersebut juga sangat berhubungan erat dengan kenangan-kenangan menyenangkan masa kanak-kanak yang mereka ingat kembali dengan kesenangan sebagai bagian dari sebuah dunia materialistik yang kecil.
Tetapi, banyak dari kita yang menganggap itu hanya sebagai sebuah ilusi yang hilang. Untunglah tidak demikian bagi setiap orang. Bagi Saya, seperti juga yang lainnya, pernah melihat berbagai macam peri sejauh yang bisa Saya ingat , dan Saya masih melihat mereka setiap hari. Dengan melihatnya Saya bermaksud menunjukkan bahwa jumlah mereka seperti pohon-pohon yang berada disekeliling Saya, dan berusaha untuk mengamatinya secara obyektif.
Pada halaman-halaman berikutnya, Saya bermaksud untuk menjadikan makhluk-makhluk menyenangkan ini senyata mungkin bagi anda seperti yang mampu Saya lakukan. Adalah suatu hal yang sangat baik jika pada bagian awal Saya berusaha untuk menjelaskan kenapa Saya mempunyai maksud-maksud dengan memulai usaha ini. Untuk satu hal, sebagai orang yang lahir di dunia timur, Saya tidak pernah dikucilkan dalam setiap observasi mengenai makhluk-makhluk tersebut, karena terdapat banyak orang yang benar-benar pernah melihat dan sangat banyak yang meyakini keberadaannya. Untuk alasan ini dan alasan-alasan lainnya, pada diri saya telah terdapat kemampuan untuk melihat mereka yang berbeda dengan yang dimiliki anak-anak .
Kemudian, saya telah mengalami nasib baik untuk dapat terlibat, dalam hidup ini, diantara keluarga dan teman yang termasuk juga memliki kemampuan untuk melihat; dan memiliki daftar perjalanan yang panjang. Oleh karena itu, apa yang telah saya sampaikan disini bukanlah suatu imajinasi dari seorang anak yang terisolasi. Ini adalah sebuah informasi yang dikumpulkan dari berbagai sumber dan percakapan-percakapan dengan makhluk-makhluk tersebut di hampir seluruh belahan dunia dalam keadaan yang benar-benar alami, yang bagaimanapun juga merupakan suatu hal yang aneh. Seseorang dapat berkomunikasi dengan makhluk-makhluk tersebut sebagaimana manusia berbicara kepada sesamanya – lebih dari itu, untuk metode semacam ini (yang akan Saya gambarkan secara singkat) adalah sedikit berbeda, lebih cepat dari berpidato, dan dalam beberapa hal merupakan suatu pertukaran yang lebih akurat.
Ini sangat penting untuk mencatat hal-hal ini, setiap kali kita melihat dunia dari sudut pandang gaib, sepintas kita melihat sebuah pemandangan alam yang baru. Banyak hal yang merupakan hambatan bagi kita, tidak tampak demikian bagi mereka. Kehidupan dan kematian, sebagai contoh, adalah hal-hal yang mereka semua tahu mengenai hal tersebut; bagi mereka tidak terdapat ketidakpastian dan tidak ada kejadian yang menyedihkan termasuk didalamnya. Manusia seringkali bersembunyi dari kehidupan dan takut mendengar kematian. Peri sebenarnya melihat alir kehidupan melalui semua hal. Kita hidup dalam sebuah bentuk dunia tanpa memahami kehidupan menekan bentuk-bentuk tersebut. Bagi kita kehilangan bentuk berarti akhir dari kehidupan, tetapi peri tidak pernah terperdaya oleh hal-hal semacam ini. Mereka mempunyai sebuah pelajaran yang sangat kuat dan berpengaruh bagi kita.
Mengapa banyak orang tidak bisa melihat peri ?
Kenapa banyak orang tidak melihat peri ? Mereka hidup dalam dunia yang sama dengan kita, tetapi tubuh mereka lebih halus dari yang kita miliki, bahkan lebih halus dari sifat zat sebuah gas yang renggang. Saya merasa yakin terdapat selubung antara mereka dan kita yang sangat tipis – begitu tipis sehingga setiap orang dapat menebusnya dengan mudah sekali sepanjang garis yang benar. Kesulitannya adalah untuk mengindikasikan garis tersebut dan khususnya untuk mendapatkan garis-garis lainnya untuk menyesuaikannya. Hampir dapat dipastikan, satu alasan kuat bagi kita sehingga tidak dapat melihat mereka adalah karena perbedaan sudut pandang. Jika demikian itu apa yang saya tulis disini dapat membantu untuk mengubah sudut pandang menuju dunia gaib, ini akan membantu untuk membuat lebih banyak orang lagi untuk bisa melihat mereka.
Tetapi tentu saja tidak semua orang. Sebuah indera khusus harus dibangkitkan dalam diri seseorang jika mereka bermaksud untuk melihat peri. Kehidupan dunia peri tidak tertangkap oleh indera biasa kita secara langsung. Mereka tidak dapat disentuh atau dirasakan, sekalipun begitu mereka pasti bisa dilihat. Pada kenyatannya, penglihatan biasa bisa membantu dalam melihat mereka, tetapi indera itu sendiri kecil dan terlalu kasar untuk bisa menangkap sinar yang mereka pancarkan. Bagaimanapun, setiap orang mempunyai bakat terpendam dalam dirinya berupa sebuah indera yang lebih halus daripada, penglihatan dan sejumlah orang – dalam jumlah yang mengejutkan – telah mengaktifkannya. Ini adalah inddera penglihatan yang lebih tinggi dimana digunakan untuk melihat dunia gaib yang antik. Selain itu , setiap orang mempunyai sebuah peralatan sensor dengan jangkauan yang luas. Sentuhan untuk merasakan benda-benda padat, kecapan memberitahukan kita tentang zat-zat cair, indera penciuman melaporkan tentang keadaan gas-gas. Penglihatan masih lebih tajam, dan rangkaian tersebut tidak berakhir disana. Ada sebuah kekuatan penglihatan khusus disebut clairvoyance (kewaskitaan) – kemampuan untuk melihat sesuatu diluar penglihatan normal. Kenyataannya adalah terdapat sebuah dasar fisik yang nyata bagi clairvoyance, dan kemampuan tersebut bukanlah hal yang misterius. Pusat kekuatan berada dalam sebuah organ yang sangat kecil di dalam otak yang disebut kelenjar pituitary. Jenis getaran-getaran yang dipengaruhi adalah sangat halus sehingga tidak terdapat pembukaan secara fisik yang diperlukan untuk menyampaikannya ke badan pituitary, tetapi terdapat sebuah titik kepekaaan khusus yang terletak diantara kedua mata diatas pangkal hidung yang bertindak sebagai pembuka eksternal bagi kelenjar tersebut. Ini terasa seperti jika seseorang sedang melihat dari titik tersebut diatas dahi, terasa sama seperti jika seseorang sedang memandang dengan satu mata, walaupun kita semua tahu bahwa kita hanya melihat menggunakan kedua mata. Penglihatan melalui titik sensitif tersebut dalam satu hal berbeda dengan penglihatan melalui organ-organ indera konvensional; tanpa adanya struktur jaringan saraf seperti pada bagian fisik biasa. Tetapi penglihatan tersebut hanya bekerja setelah saya perintahkan, dan tidak pernah diluar itu. Pada saat hendak melihat kedalam dunia halus dimana peri itu berada, hanya diperlukan konsentrasi selama garis penglihatan, dan indera banyak merespon seperti jika kedua mata (tetapi dalam hal ini dengan satu mata) telah terbuka.
Saya katakan (bukan berpura-pura sebagai orang yang tahu banyak tentang biologi) bahwa pernah terjadi, pada binatang-binatang nenek moyang manusia,sebuah hubungan bagi badan pituary ke kulit dan terdapat sebuah bagian keluaran untuk itu. Saat sekarang ini badan pituitary dianggap sebagai bekas-bekas atropia . Tetapi dokter-dokter mengetahui bahwa kelenjar tersebut bukanlah merupakan sebuah sisa-sisa yang tak berguna, untuk kerahasiannya dari kedua bagian badan-badan itu sendiri yang merupakan bagian yang tak terlihat dari aliran darah dan mempunyai semacam kekuatan yang mempengaruhi pertumbuhan dan fungsi-fungsi lainnya. Dengan demikian kelenjar pituitary benar-benar ada dan sangat penting bagi manusia. Dan kelenjar ini sangat diperlukan dalam menerima getaran-getaran yang sangat lembut dari sebuah alam dimana segala sesuatunya begitu halus dari yang pernah kita ketahui.
Saya berharap dapat membuat hal ini sejelas mungkin, tetapi mungkin itu adalah hal terbaik yang bisa dilakukan seseorang. Mungkin bagi orang lain indera ini belum siap digunakan oleh orang-orang yang memiliki kemampuan untuk membuatnya bekerja. Beberapa kerusakan bisa timbul dalam usaha melakukan pemindahan alam mendahului waktunya, dalam banyak kasus penuh dengan bahaya. Orang kadang-kadang mencoba untuk menekan diri mereka sendiri menuju tahap clairvoyance dengan menggunakan kemampuannya, menggunakan ramuan-ramuan, atau menggunakan cara-cara lainnya. Bagaimanapun, jika perkembangannya tidak secara alami, clairvoyance biasanya membahayakan. Terapi ini tidak menyebabkan hak tersebut menjai kurang nyata jika dibandingkan pada kasus-kasus dimana kekuatan tersebut muncul secara alami.
Masih dapatkah orang dewasa belajar untuk melihat makhluk halus ?
Muncul pertanyaan mengapa orang dewasa tidak bisa melihat makhluk halus. Saya beranggapan bagian dari jawabannya adalah karena tidak seorangpun mencoba setelah perkembangan UP mereka, atau bahkan pada masa kanak-kanak untuk masalah tersebut, dan inti dari jawaban tersebut adalah orang-orang yang tahu bahwa makhluk halus itu ada tidak pernah berusaha agar bisa melihat mereka dalam cara yang benar.
Sejauh yang saya ketahui tentang peri. Saya bisa melihat mereka dengan mata telanjang ,tetapi saya tidak bisa menutup mata saya saat itu juga, seperti sesuatu yang tidak perlu, dan untuk hal lainnya, ketika pandangas clairvoyant telah membawa makhluk halus dalam lingkupnya, biasanya pandangan sangat membantu untuk mengamati lebih detail. Dan banyak peri begitu dekat untuk dapat dilihat dengan pandangan biasa sehingga lebih mudah untuk mempelajarinya. Hanya cahaya pendek yang mereka pancarkan atau reflek (bagi mereka merupakan cahaya berkilauan) saya tidak tahu, karena saya bukanlah seorang ahli ilmu fisika, dan bahkan saya tetap tidak mengetahuinya andaikata saya seorang ahli fisika, dimanakah ada peralatan-peralatan yang dapat digunakan untuk mempelajari sesuatu yang serba halus?
Seorang teman yang scientist menyarankan untuk melihat peri dengan atau tanpa menggunakan kaca bantu penglihatan, dengan cara melakukan beberapa pengujian singkat tentang jenis-jenis cahaya yang berpengaruh di dalamnya. Saya kemudian melakukannya dan menemukan bahwa peri kelihatan berbeda melalui kaca tersebut, seperti pohon yang terlihat berbeda. Tetapi mungkin distorsi yang ada berkaitan dengan efek yang ditimbulkan pada penglihatan orang biasa. Sekali lagi, peri tampak mungkin terlihat melalui kaca biasa, tetapi kesulitan yang sama muncul disini : apakah cahaya yang suram itu berpengaruh pada mata biasa ?
Saya hanya salah seorang dari anak-anak yang pernah mengetahui tentang makhluk halus semenjak beberapa tahun terakhir, tetapi dalam kasus saya – berhutang pada keberuntungan saya dan mungkin keuntungan-keuntungan tertentu – pengetahuan ini tidak hanya telah telah berlangsung lama tetapi juga telah melebar. Pembaca mungkin tahu kasus seperti ini ; Saya juga pernah bertemu banyak anak-anak yang melihat dan banyak pula orang dewasa yang masih ingat hari-hari ketika mereka memiliki kekuatan itu. Tetapi tidak banyak yang berani untuk meningkatkan kemampuan indera mereka, karena sering mereka merasa takut dianggap menjadi aneh atau ganjil. Banyak orang tua yang memperlakukan anak-anaknya dengan menempatkan mereka pada posisi untuk menghalangi dari masalah ini. Pemukulan karena perkataan bohong tidak dianjurkan untuk memberikan pelajaran pada mereka lebih jauh lagi. Ini menyebabkan anak merasa malu atas pengalaman cinta mereka.
Lebih jauh lagi, kita harus ingat bahwa keseluruhan aktivitas untuk melihat peri adalah sebuah operasi yang sulit. Kekuatan untuk melihat membutuhkan kondisi-kondisi hening dan damai; dan kemudian, makhluk halus pada dasarnya agak pemalu seperti makhluk-makhluk liar lainnya dan harus dijinakkan dengan menarik perhatiannya. Secara bersamaan, bahkan dibawah keadaan yang sangat baik, khususnya disekeliling kota-kota, usaha tersebut tidaklah mudah bagi yang tidak berpengalaman. Disamping itu mayoritas permusuhan yang tak perlu, atau yang lainnya, keyakinan tetap yang menyatakan hanya materi padat yang nyata, dan seseorang dapat mulai menyadari masalah yang dihadapi dalam penglihatan anak-anak. Untunglah, banyak orang tua menjadi sadar dalam memelihara kemampuan kreatif dan indera penglihatan yang lebih tinggi bagi anak-anak mereka.
Selama masa anak-anak, relasi antara dua kerajaan lebih dekat daripada masa-masa lainnya dalam hidup. Ini karena anak-anak lebih dekat dengan alam gaib dari orang-orang lainnya. Mereka secara alami senang dan secara spontan beraksi; mereka berinteraksi baik dengan alam; mereka juga agak tidak bertanggungjawab, dengan kekhawatiran tentang makanan dan pakaian; dan mereka mempunyai sebuah kemampuan luarbiasa untuk menemukan kesenangan, daya pesona, dan kesukaan pada hal-hal kecil seperti sebutir kerikil atau sebuah tempurung atau sebuah kotak kosong. Mereka juga memiliki ketertarikan yang mendalam pada sesuatu yang muda dan sedang tumbuh, keingintahuan yang tidak ada batasnya tentang segala sesuatu disekitarnya, tidak memiliki kesadaran atas tradisi kelakuan konvensional atau moralitas, dan petualangan cinta, mengenakan pakaian khusus, dan dongeng-dongeng tentang misteri dan imaginasi. Dalam banyak cara anak-anak dekat kepada hal gaib dalam watak dan sifat mereka. Inilah kenapa pada masa kanak-kanak pintu-pintu gerbang tersebut sering terbuka, dan manusia dan dunia gaib benar-benar menjadi satu.
Meskipun makhluk halus telah tergantikan dalam imajinasi anak-anak dengan fantasi-fantasi yang lebih modern, seperti makhluk dari angkasa luar, mereka meninggalkan ingatan mendalam, kebutuhan naluriah manusia. Rasa untuk persahabatan dan sekedar untuk pengetahuan belaka mereka mempunyai akar keyakinan akan adanya makhluk halus, kesepian dan tidak terlihat bagi kebanyakan orang, masih tertutup dalam tangan – seperti adanya, dengan tangan-tangan jin diatas kulit yang tipis diantara dua dunia. Suara bel yang jelas terdengar dari musik mereka dapat hampir terdengar. Keceriaan dan kecantikan yang mereka wujudkan diatas kita dari setiap bagian padang rumput, kayu, dan taman-taman. Langit dan lautan membawa kita ke melintasi pintu menuju dunia mereka. Pada setiap sisi terdapat makhluk halus, dan oleh karena itu setiap sudut membawa kasih sayang dan keceriaan.
Jika manusia dewasa mampu menanglap kembali kesederhanaan dan arah tujuan anak-anak walaupun dalam skala kecil, mereka juga akan mengenang kembali tanah keceriaan yang telah hilang dimana kerajaan manusia kerdil berada, bagi makhluk halus hal itu adalah kegembiraan menjadi teman bagi mereka, selalu mempercayai, dan penuh kebaikan.
Sekilas mengenai makhluk halus
Peri dapat hidup dimana saja; ada makhluk halus rumahan dan ada juga yang liar, makhluk halus air yang menghuni sungai-sungai, danau dan laut, hutan-hutan, ladang dan di bawah permukaan tanah yang hidup dibawah bukit-bukit. Pada masa victorian, ada kepercayaan bahwa peri hidup diujung akhir taman. Peri juga dianggap hidup dalam pohon-pohon, dan lebih erat terkait dengan pohon oak tempat peribadatan suci Druids. Peri tidak terlihatdan mereka tidak menyukai nama mereka diketahui dan disebut-sebut. Peri dapat menjadi penuh dengan tipu muslihat pada masa itu. Seringkali, manusia, tidak pernah mengetahui ketika seorang peri yang tak kasat mata melayang-layang didekatnya, yang akan menunjukkan apakah mereka adalah orang-orang baik atau tetangga yang baik dengan harapan mungkin saja peri-peri itu akan memenuhi nama-nama itu!
Peri-peri selalu berpikir untuk memiliki anak manusia, dan oleh karena itu dipercayai bahwa mereka akan mencuri seorang yang non kristen, yang tidak dilindungi kelahirannya, dan meninggalkan seorang anak pengganti ditempatnya. Kadang-kadang anak pengganti itu berupa potongan kayu, dipahat menyerupai seorang anak dan dihiasi dengan berbagai macam benda agar nampak menarik seperti anak kecil yang benar-benar hidup. Kadang-kadang itu berupa anak peri yang sakit-sakitan, atau seorang peri tua yang sudah kurus. Anak-anak yang dianggap menjadi anak pengganti sering dipukul dan ditinggalkan pada tempat terbuka di bukit peri, dibakar, atau penganiayaan secara fisik lainnya sebagai usaha untuk memaksa orang tua peri untuk mengembalikannya kembali. Jarang sekali ada orang tua manusia yang memperlakukan anak pengganti itu dengan baik, dengan harapan anak mereka juga akan diperlakukan serupa.
Walaupun memiliki kemampuan untuk berbuat jahat, peri memiliki kode moral mereka sendiri, yang mereka jalankan dengan taat. Mereka tidak dapat mencoba untuk memata-matai , dan akan dihukum atas pelanggaran privasi pada kekuatan peri mereka. Mereka juga tidak mentolerir pencurian harta peri, atau rendahnya rasa kedermawanan. Peri menghargai kebersihan dan segala sesuatu yang teratur, dan akan menegur barangsiapa yang membiarkan rumahnya dalam keadaan kotor. Peri juga mencela kelakuan buruk dan watak yang jahat!Ingat, anda tidak akan pernah menyadari bahwa peri-peri sedang mengawasi anda!
Penjelasan tipe-tipe Peri
(Dalam urutan abjad dan penjelasan secara umum)
  1. Asrais – kecil, lembut, peri laki-laki. Tidak bisa terkena sinar matahari langsung; selain itu mereka akan meleburkan diri kedalam kolam air.
  2. Banshee – “peri wanita”; merupakan jiwa yang melekat pada keluarga-kelurga tertentu. Ketika seorang anggota keluarga mendekati ajalnya, keluarga itu akan mendengar banshee menangis. Tidak selalu menakutkan.
  3. Bogles – Umumnya merupakan iblis-sifat dasarnya Goblin walaupun mereka cenderung untuk merugikan dengan cara melakukan kebohongan dan pembunuhan.
  4. Brownies – Umumnya senang berada disekitar manusia dan pekarangan rumah. Bersahabat dan benar-benar membantu.
  5. Dwarfs – bertubuh pendek gemuk dan kuat. Mencapai dewasa pada usia tiga tahun dan berwarna abu dan berjenggot pada usia tujuh tahun. Disebutkan bahwa mereka tidak bisa terlihat di bawah sinar matahari, sehingga untuk melihatnya harus membawa mereka ke batu. Bagaimanapun, ada ramuan dan mantera-mantera yang bisa membuat mereka tahan terhadap sinar matahari.
  6. Dryads – Mereka adalah jiwa yang menghuni pohon-pohon, khususnya pohon oak. Druid menggunakan mereka sebagai sumber inspirasi.
  7. Elves – Nama lain dari pasukan peri yang diketahui. Mereka dibagi lagi menjadi Seelie dan Unseelie.
  8. Fir Darrig – (Fear Deang) Secara praktis merupakan badut alam yang mengerikan. Mereka bisa merubah wajahnya menjadi siapapun yang diinginkannya.
  9. Gnomes – Elemen-elemen dasar bumi. Mereka hidup dibawah permukaan tanah dan menjaga harta-harta yang ada di bumi. Gnome pekerja logam yang mengagumkan, khususnya untuk pedang dan baju besi.
  10. Goblins – Adalah nama yang digunakan bagi spesies peri yang buruk. Tubuhnya kecil dan jahat, dan biasanya bergerombol karena akan kehilangan kemampuannya jika bertindak sendirian. Mereka biasanya dikendalikan oleh sebuah Mage untuk maksus-maksud jahat.
  11. Gwragged Annwn – (Gwageth anoon) merupakan peri air, yang kadang-kadang mengambil manusia pria untuk dijadikan suami-suaminya.
  12. Gwyllion – Merupakan hantu air scotlandia. Mereka sering tampak sebagai laki-laki berambut atau hantu wanita menyeramkan yang mencegat dan menyesatkan para pejalan malam hari di jalan-jalan pegunungan. Peri gunung senang duduk di atas batu pada salah satu sisi dari jalur pegunungan dan diam-diam mengawasi orang-orang yang menlintas.
  13. HobGoblins – Biasanya merupakan nama untuk makhluk kecil aneh namun bersahabat biasa kita sebut kurcaci.
  14. Knockers (Buccas) – Ruh daerah pertambangan yang bersahabat dengan para penambang. Mereka mengetuk lapisan bijih yang banyak kandungan logamnya.
  15. Leprechauns – Sangat lihai dan licik dan dapat menghilang dalam satu kejapan mata. Mereka terutama sekali sangat mencintai, dan aktif pada hari-hari Saint Patrick, tetapi hari apapun juga baik bagi mereka.
  16. Mer-People-Mermaid – Mereka tinggal didalam air, tetapi mereka mirip manusia dari pinggang ke atas dan memiliki ekor seperti ikan. Mereka sangat menarik sekali sehingga memikat nelayan-nelayan menuju kematiannya. Disebut juga Murdhuacha (muroo-cha) atau Merrows.
  17. Pixies – Sering berwujud landak. Mereka peri yang jahat yang senang mempermainkan manusia dan bangsa peri lainnya. Mereka juga senang mencuri kuda untuk ditunggangi.
  18. Phouka – Bisa terlihat dalam berbagai bentuk binatang dan biasanya berbahaya.
  19. Redcap – Salah satu iblis yang terkenal dari old Border Goblins . Dia tinggal di reruntuhan menara atau kastil-kastil, terutama yang memiliki sejarah kejahatan. Dia mewarnai topinya dalam darah manusia.
  20. Shefro – Peri laki-laki yang mengenakan jubah hijau dan topi merah.
  21. Sidhe (shee) – Nama untuk peri-peri yang tinggal di bawah permukaan tanah. Sebuah gundukan kuburan tua atau bukit kecil yang mempunyai pintu menuju kerajaan peri bawah tanah yang indah.
  22. Sluagh – Ruh penasaran yang kematiannya tak termaafkan, atau para penyembah berhala. Merupakan lawan yang hebat bagi peri dataran tinggi. Spriggans – Diceritakan berwajah jelek, aneh dan kerdil dalam dunia alami mereka, tetapi dapat merubah bentuk dalam ukuran raksasa. Spriggans merupakan gerombolan penjahat yang keji, ahli dalam mencuri, perusak yang cekatan dan membahayakan. Mereka mampu merampok rumah-rumah manusia, menculik anak-anak (dan meninggalkan seorang bayi Spriggan yang menjijikkan sebagai gantinya).
  23. Trolls – Tidak suka terkena sinar matahari. Mereka sering melakukan tarian bagian potongan telinga yang aneh yang disebut ‘Henking’.
  24. Trows – Sama dengan Trolls dan menyukai mereka, anti terhadap sinar matahari. Mereka juga melakukan tarian ‘Henking’.
  25. Urisk – Merupakan peri terpencil yang sering mendiami kolam-kolam sepi. Dia akan sering menampakkan diri pada rombongan manusia namun kemunculan yang aneh dan menyeramkan merupakan cara yang dilakukannya.
  26. Water Fairies – Adalah penyedia makanan bagi tanaman-tanaman dan pengambil kehidupan . Mereka mengkombinasikan kecantikan dengan penghianatan dan kematian. Mereka bisa menjadi teman atau lawan.

0 User Comment:

Poskan Komentar