Breaking News
Loading...

Perlu waktu sampai abad ke-17 bagi kita untuk menolak visi Aristoteles tentang alam semesta di mana matahari dan bintang-bintang berputar mengelilingi bumi. Search for Extraterrestrial Intelligence (SETI) Senior Astronom Seth Shostak menunjukkan bahwa sampai abad yang lalu, komunitas ilmiah percaya masyarakat luas merekayasa dan bertanggung jawab terhadap pembangunan sistem irigasi di permukaan Mars. Boleh percaya boleh juga tidak, masyarakat Eropa pertengahan masih percaya ada sebuah planet yang juga ditempati oleh mahluk seperti manusia dekat dengan bumi. Ketika ilmuwan menemukan mars, sebagian masyarakat percaya bahwa ada kehidupan di Mars. Menemukan Mars pada prinsipnya dilakukan dengan hanya memutar teleskop Bumi yang searah dengan Planet Merah tersebut. Tapi menemukan kehidupan di planet Mars, itulah yang masih sulit dicapai oleh manusia.

Gagasan tentang kehidupan di luar bumi telah berubah secara drastis dalam 100 tahun, tetapi strategi pencarian tetap terus dilakukan. Shostak berpendapat bahwa pencarian tentang mahluk asing mungkin akan lebih berhasil jika sedikit mau merubah pola penelitian pencarian dari pencarian astronomi biologi kepada lebih berfokus tepat pada kecerdasan buatan.

Kemajuan teknologi kita sendiri sejak Perang Dunia II membuat suatu loncatan besar di berbagai bidang. Kemajuan bidang medis sejak tahun 1950 menunjukkan manusia menjadi lebih maju dengan teknologi yang pesat. Padahal kalau kita kaji lagi perkembangan kecerdasan buatan yang benar (AI) biasanya memerlukan waktu ratusan hingga ribuan tahun, Namun saat ini kemajuan teknologi bisa dihitung dengan periode puluhan tahun bahkan beberapa jam saja. Shostak mengemukakan hipotesisnya sementara, apakah ada kecerdasan yang lebih maju yang membantu manusia menemukan teknologi baru? Atau manusia mendapatkan kemampuan itu dari hasil jatuhnya sebuah teknologi maju ke Bumi sehingga manusia bisa melakukan eksperimen dan menemukan berbagai penemuan baru di segala bidang?

Bandingkan dengan eropa abad pertengahan dengan 500 tahun kebelakang misalnya. Pada abad eropa pertengahan mesin uap telah ditemukan begitu juga dengan kereta kuda. Penggunaan kereta kuda sudah ada bahkan dari zaman sebelum 500 tahun dari abad eropa. Bayangkan, perlu berapa ratus tahun atau ribu tahun dari periode kereta kuda sampai dengan mesin uap (kereta api)?, kita bandingkan lagi. Teknologi militer pada masa lalu menggunakan pedang atau senjata tajam untuk berperang sampai akhirnya ditemukan senjata api, kalau anda hitung dari awal mesir kuno yang sudah menggunakan berbagai macam senjata tajam untuk berperang sampai dengan periode senjata api yang pertama kali digunakan perlu waktu berapa tahunkah?

Jendela antara kelahiran teknologi suatu masyarakat pada masa lalu dan pergeseran untuk kecerdasan buatan pada masa setelah peride 1950-an sangat besar sekali perbedaannya. Bila dibandingkan sekarang dengan periode penggunaan senjata api begitu besar bedanya, hanya dengan hitungan puluhan tahun manusia sudah menciptakan pesawat tempur, sistim radar, bazooka, peluru kendali jarak jauh, anti rudal dan lainnya. Hanya dalam tempo puluhan tahu manusia sudah menciptakan berbagai kendaraan yang memiliki tehnologi canggih, sistim GPRS sampai power stering atau mobil dengan kecepatan jet. Sadarkah anda dengan hal itu? Atau mungkin saat ini anda sedang menggenggam teknologi handphone super canggih yang di tahun 80-an tidak terpikirkan ada.

Shostak mengkaitkan kemajuan teknologi cepat ini dengan insiden Rosswell, dimana disana pernah terjadi kecelakaan UFO terbesar. Apakah kemudian pemerintah Amerika mengambil jejak dari kecelakaan itu dan kemudian melakukan penelitian, pengembangan dan akhirnya mampu menciptakan teknologi canggih yang bersumber dari teknologi maju yang merrka temukan? Mungkin masih banyak lagi berbagai kecelakaan atau konspirasi rahasia antara pemerintah berbagai negara dengan para tamu asing ini. Kita tidak pernah akan tahu, selain hari ini kita menikmati berbagai teknologi yang semakin memudahkan langkah manusia.

0 User Comment:

Poskan Komentar