Breaking News
Loading...

Sejak pertama kali dilaporkan penculikan yang dilakukan oleh mahluk asing pada tahun 1957 oleh Antonio Villas Boas ada banyak orang lain yang juga mengaku telah diculik. Kisah-kisah mereka sangat mirip. Mereka bangun dan menemukan diri mereka lumpuh, tak mampu bergerak atau berteriak minta tolong. Mereka melihat lampu berkedip dan mendengar suara dengung. Mereka merasakan sensasi listrik yang di tubuh mereka. Ketika dalam kondisi demikian mereka melihat secara samar-samar sosok mahluk asing (Alien) mendekati dengan mata abu-abu atau hijau, tidak memiliki rambut atau hidung. Mereka diangkut ke kapal asing di mana mereka diselidiki. Instrumen disisipkan dalam hidung mereka, ada juga tabung kecil yang ditempelkan di pusarnya, atau lubang lain. Ini menyakitkan. Kadang-kadang terjadi hubungan seksual. Setelah beberapa detik atau menit itu berakhir. Alien pun lenyap dan korban penculikan sudah kembali di tempat tidur mereka sendiri dan dapat bergerak lagi.

Pengalaman aneh seperti itu dari seseorang yang mengalami kelumpuhan tidur sering dilaporkan. Anda bangun dan menemukan diri anda lumpuh, tak mampu bergerak atau berteriak minta tolong. Kemungkinan peristiwa ini menurut beberapa pakar psikologi adalah anda melampaui dari tidur dalam keadaan biasa ketika terjaga akan menyebabkan anda berhalusinasi, di mana Anda dapat melihat dan mendengar bentuk atau suara aneh. Di mana Anda benar-benar terjaga Anda tidak yakin apa yang baru saja terjadi. Lalu jika demikian bagaimana para pakar psikologi dapat menjelaskan semua detail pengalaman pelaku?

Beberapa Psikolog terkemuka percaya bahwa hipnosis adalah cara yang menyesatkan untuk membantu memulihkan kenangan. Tidak hanya itu, terkadang efek hipnotis menciptakan hal-hal yang tidak pernah terjadi, Kemungkinan mereka yag mengalami peristiwa penculikan dari tempat tidur adalah orang-orang yang tertidur sangat dalam hingga menyentuh alam bawah sadar tingkat tinggi, Ini berarti bahwa selama tidur orang itu terkena efek hipnotis dari alam bawah sadar. Sedangkan kita tahu bahwa hipnotis selalu memanfaatkan bawah sadar seseorang. Efek hipnotis sebenarnya dapat menciptakan kenangan palsu bisa berupa halusinasi.

Sebuah studi yang dilakukan oleh Psikolog di Harvard University juga menemukan bahwa sementara korban penculikan menunjukkan sedikit bukti untuk mendukung psikopatologi dalam penculikan. Penelitian itu menunjukkan bahwa orang-orang ini biasanya tidak memenuhi kriteria untuk gangguan psikiatris serius, mereka cenderung magis dan imajiner dalam berpikir, dan penyendiri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa korban penculikan yang rentan untuk menciptakan kenangan palsu dan terkadang bingung tentang sumber ingatan mereka.

Penelitian ini juga membuat beberapa penemuan lainnya. Pengukuran keringat, denyut jantung, dan gelombang otak menemukan bahwa orang-orang yang mengaku sebagai korban penculikan menunjukkan gejala yang sama dari sindrom stres pasca-trauma misalnya veteran perang. Trauma yang sangat dalam juga adapat memicu efek seperti halusinasi aneh. Anda juga dapat menemukan fakta menarik bahwa cerita-cerita tentang penculikan alien tidak ada sebelum tahun 1962, dan mereka tampaknya telah mendapatkan popularitas Alien atau UFO setelah mereka menyaksikan tayangan di TV dan di film. Film pertama yang melibatkan sebuah penculikan alien adalah 1953 yaitu Space Invaders, dan serial televisi UFO Sighting yang merupakan episode yang melibatkan penculikan alien pada tahun 1961-1964.

Meskipun tidak ada bukti untuk mendukung atau menolak laporan penculikan asing beberapa kasus penculikan dilaporkan agak berbeda dan tidak mampu dijelaskan secara psikologis. Misalnya adakah yang dapat menjelaskan bekas sayatan atau operasi di tubuh para korban, atau adakah yang dapat menjelaskan kasus penculikan oleh Alien ketika korban sedang terjaga atau berada di luar rumah?

0 User Comment:

Poskan Komentar