Breaking News
Loading...


Angel hair portugal headerArtikel tentang fenomena Angel Hair di internet yang berbahasa Inggris sangat minim, apalagi yang berbahasa Indonesia. Oleh kerenanya pada artikel kali ini akan diceritakan kisah nyata dari awal mulanya istilah Angel Hair ini digunakan dan hingga kini masih merupakan misteri yang belum diteliti lebih dalam lagi oleh para ilmuwan.
Istilah Angel Hair atau “rambut peri” atau “rambut malaikat” adalah fenomena jatuhnya banyak objek yang berupa serat-serat mirip jaring laba-laba atau mirip serat kapas dan tak diketahui asalnya dalam skala radius lokal.
Kejadian atau fenomena aneh ini sudah berlangsung beberapa kali. Selama ini peristiwa yang misterius itu telah beberapa kali tercatat, yaitu:
1. Kejadian  di Oloron, Prancis pada tahun 1952.
2. Kejadian di Venice (Venesia) pada tanggal 27 Oktober 1954, Gennaro Lucetti dan Pietro Lastrucci berdiri di balkon sebuah hotel di Lapangan St. Mark’s Square di Venice dan melihat dua objek bersinar, terbang melintasi langit dan meninggalkan jejak “rambut malaikat” yang jatuh.
3. Kejadian di kota Évora, Portugal pada tanggal 2 November 1959 dan sempat diteliti para ilmuwan.
Tapi kali ini kita fokus pada kejadian terakhir, yaitu fenomena UFO di kota Évora, Portugal. Peristiwa itu terjadi disiang hari, sekitar pukul dua belas siang.
Peristiwa diawali oleh terlihatnya sebuah benda melayang tak dikenal pada siang itu, berupa lempengan balon pipih berbentuk seperti cakram mirip roti hamburger oleh dua orang yang melihat kejadian itu, salah satunya adalah seorang kepala sekolah sekaligus dokter, yang bernama Dr. Jaquelin Amaral.
UFO pertama saat melintasi Évora, Portugal (NatGeo)
UFO pertama dilihat melalui teleskop Dr Amaral saat melintas diatas kota Évora, Portugal (NatGeo)
Amaral lalu mengambil sebuah teleskop dan mengarahkannya ke objek tersebut. Namun karena yang dipakainya adalah teropong bintang, maka objek terlihat tidak bisa terfokus karena objek terlalu dekat.
Benda atau objek terbang aneh itu seperti dua buah roti hamburger yang menumpuk.
Pada bagian yang paling atas tampak berwarna lebih gelap, sedangkan yang bawah berwarna putih agak transparan. (UFO itu juga ada pada gambar diatas sebagai kepala halaman)
Objek aneh ini melintas rendah dengan ketinggian tak lebih dari 500 meter dari tanah, dan melayang perlahan dari timur laut menuju ke arah barat daya.
Dr. Amaral tak sendirian saat melihat benda itu, ia ditemani pula oleh salah-satu guru dari sekolahnya yang melihatnya juga bersama-sama di teleskop, namun karena disiang hari dan di kota kecil, otomatis semua orang juga melihatnya karena benda tersebut sedemikian anehnya.
Tak lebih dari 10 menit berlalu, setelah benda itu lama-kelamaan menghilang di kejauhan dan terhalang bukit dan pepohonan, tak lama kemudian lewat lagi objek terbang tak dikenal kedua, dengan arah datang dan pergi yang sama dengan objek  pertama.
Tapi objek ini sedikit berbeda, jika objek yang pertama bagian atasnya agak gelap, maka pada objek kedua ini kedua bagian tampak sama, transparan dan terlihat bergerak bergelombang entah karena terkena angin atau memang demikian, mirip ubur-ubur. Objek kedua ini juga sama, bergerak perlahan dan dengan ketinggian yang kurang lebih sama seperti objek pertama.
UFO kedua yang lewat di Évora, Portugal (2 November 1959)
UFO kedua yang lewat di Évora, Portugal (2 November 1959) (NatGeo)
Dokter Amaral dan temannya juga memperhatikan objek itu dan melihatnya melalui teropongnya, tapi untuk kali kedua, juga tak terlihat fokus karena yang dipakainya adalah sebuah teropong untuk jarak jauh. Objek itu membuat semua orang yang melihatnya heran, takjub dan tak mengerti, objek apakah itu?
"Angel Hair" falling down at Évora, Portugal (NatGeo)
“Angel Hair” falling down at Évora, Portugal (NatGeo)
Yang membuat lebih takjub lagi bagi seluruh warga kota adalah, tak lama setelah objek kedua itu lewat maka kemudian jatuhlah serat-serat mirip sarang laba-laba yang sangat halus dari “atas langit” di kota kecil tersebut.
Dan yang membuatnya aneh pula bahwa serat-serat tersebut sangat banyak menyebar dan tak hanya jatuh dibawah lintasannya, namun hampir di seluruh penjuru kota Évora, Portugal.
Dokter Jaquelin Amaral masih meneropong dengan teleskopnya di lapangan sekolahan yang berada persis di depan kantornya. Spontan anak-anak yang sedang bermain dihalaman sekolah ikut merasa heran sekaligus senang, karena serat-serat mirip sarang laba-laba atau mirip kapas itu juga jatuh dilapangan tempat mereka sedang bermain, bahkan diseluruh halaman sekolah tersebut.
Angel hair portugal 04
Anak-anak siswa menangkap serat-serat itu, mengumpulkannya dan memainkannya. Tak hanya anak-anak, semua orang juga ingin menyentuh dan melihatnya (NatGeo)
Spontan anak-anak siswa pada sekolah itu dengan riang gembira ikut menangkap serat-serat tersebut dan ikut mengumpulkannya, bahkan mereka juga memainkannya.
Tak hanya anak-anak, namun semua orang juga ingin menyentuh dan melihatnya. Mereka merasa penasaran, serat apakah ini? mengapa jatuh sedemikian banyaknya dari langit?
Salah satu pelajar wanita pada saat itu yang kini sudah berumur lebih dari 65 tahun Fatima Ernesto menyatakan, “Pada saat itu kepala sekolah (D. Amaral) langsung memperingatkan seluruh siswa agar jangan menyentuhnya, jangan menciumnya apalagi untuk dibawah pulang, lalu mereka semua disuruh masuk ke dalam kelas,” jelas Fatima.
Angel hair portugal 05
Fatima Ernesto, yang juga menjadi salahsatu saksimata pada peristiwa tersebut (NatGeo)
Para siswa langsung menuruti himbauan kepala sekolahnya Dr. Jaquelin Amaral, bahkan para siswa yang tadinya ikut bermain-main dengan benda itu, seketika menjadi takut dan masuk ke kelas.
Pada saat itu tak ada satupun yang mengetahui benda yang berupa serat mirip sarang laba-laba itu jatuh dari mana.
Apakah serat-serat mirip kapas atau sarang laba-laba tersebut jatuh dari kedua objek tak dikenal setelah melewati kawasan itu? Tak ada pula penjelasan benda apa itu, apalagi sebuah nama. Maka sejak itulah benda berupa serat-serat tak dikenal yang “jatuh dari langit” tersebut, dikenal dengan sebutan “Angel Hair “atau Rambut Peri (Rambut Malaikat).
saat diletakkan diatas kaca dibawah mikroskop, lalu akan diletakkan kaca kedua diatasnya, objek-objek itu bergerak saat kaca kedua yang berada diatasnya diletakkan
Saat diletakkan diatas kaca dibawah mikroskop, lalu akan diletakkan kaca kedua diatasnya, objek-objek itu bergerak saat kaca kedua yang berada diatasnya diletakkan (NatGeo)
Lalu dokter Amaral mengumpulkan benda itu untuk dianalisis di bawah mikroskop bersama dengan para teknisi angkatan bersenjata yang bermarkas 100 kilometer dari lokasi, yaitu Markas Sintra, serat itu juga ikut dianalisis oleh ilmuwan-ilmuwan dari University of Lisbon.
Pihak militer ikut tertarik karena di markasnya – yang letaknya lumayan jauh dari lintasan UFO aneh itu ternyata juga mengalami hal yang sama, banyaknya serat mirip sarang laba-laba atau kapas yang jatuh di markas angkatan udara mereka, hingga ke landasan pacu bandara militer.
Tomás George Conceiςão Silva
Tomás George Conceiςão Silva
Menurut saksimata waktu itu Jenderal Tomás George Conceiςão Silva yang dulu masih berpangkat letnan penerbang mengatakan, bahwa landasan bandara militer dipenuhi oleh benda itu dan semua pilot yang sedang menunggu instruksi untuk patroli udara, ikut merasa heran.
Akhirnya pada saat diteliti secara bersama dengan Dr. Amaral, awalnya serat yang mirip benang itu diletakkan diatas kaca dibawah mikroskop.
Lalu langkah berikutnya akan diletakkan kaca kedua diatasnya agar objek lebih stabil, namun tiba-tiba terlihat objek-objek itu sedikit bereaksi dan bergerak disaat kaca kedua, yang berada diatasnya akan diletakkan!
Angel Hair at Évora, Portugal (2 November 1959)
Angel Hair at Évora, Portugal (2 November 1959) (NatGeo)
Setelah dilihat dibawah mikroskop, ternyata serat-serat itu seperti sekumpulan mikro organisme hidup yang bentuknya mirip seekor anak laba-laba kecil, bahkan jauh lebih kecil.
Namun biasanya laba-laba atau binatang sejenisnya yang termasuk golongan serangga, memiliki kaki-kaki yang jumlahnya enam atau delapan, tapi untuk organisme yang satu ini kaki-kakinya berjumlah lebih banyak dan keseluruhannya berwarna putih.
Keanehan benda itu setelah diletakkan dibawah mikroskop kemudian terlihat bentuknya, membuat para ilmuwan papan atas di Universitas Lisbon pada masa itu merasa takjub.
Berikut beberapa penampakan gambar Angel Hair dibawah kaca mikroskop yang jatuh dari “atas langit”, tak lama setelah dua UFO melewati kota Évora, Portugal pada tanggal 2 November 1959 disiang hari:
Penampakan Angel Hair dibawah mikroskop (NatGeo)
Penampakan Angel Hair dibawah mikroskop (NatGeo)
Angel hair portugal 09
ZOOMED – Penampakan Angel Hair dibawah mikroskop pada mode zoomed. Saat lebih diperbesar, baru kemudian terlihat kaki-kaki dari mikro organisme tersebut (NatGeo)
“Saat ditindih kaca kedua, objek itu bergerak pada bagian kaki-kakinya, sepertinya mereka ingin menahan kaca yang ada diatasnya! Ia bergerak mempertahankan diri layaknya makhluk cerdas yang secara naluri mempertahankan kehidupannya!”, teriak Dr. Amaral di runagan laboratorium pada saat itu.
Maka para ilmuwan menyimpulkan bahwa “rambut malaikat” ini diproduksi oleh serangga kecil yang belum dikenal atau mungkin beberapa jenis organisme bersel tunggal atau makhluk mikroskopik yang berasal dari “ekstra luar atmosfir” (extra-outer atmosphere microscopic organism) atau dari lapisan atmosfir yang amat tinggi sekitar 80-100 kilometer.
Serat-serat berupa micro organism tersebut diidentifikasi sebagai makhluk hidup diperkuat karena selain ia dapat bergerak, ia juga memilik inti tengah atau nucleus dari makhluk itu, nukleus tampak berupa bulatan yang mirip seperti mulut dan juga dapat bergerak buka-tutup.
(NatGeo)
Foto asli yang memperlihatkan bentuk detail dari Angel Hair (super zoomed) pada saat dibawah mikroskop. Saat lebih diperbesar lagi melalui mikroskop, terlihat inti dari mikro organisme tersebut berupa bulatan yang mirip mulut (NatGeo)
Sayangnya pula bukti objek Angel Hair pada kejadian di tahun 1959 ini dimana sudah ada bukti berupa objek itu lalu disimpan untuk penelitian lebih lanjut untuk dikemudian hari, pada tahun 1978 terjadi kebakaran ditempat penyimpanan Angel Hair ini berada.
Maka buktipun ikut musnah dilalap api, dan misteri Angel Hair pada saat itu masih merupakan misteri selamanya.
(NatGeo)
Foto asli nucleus Angel Hair oleh Dr. Amaral (NatGeo)
Angel hair portugal 12
Foto asli nucleus Angel Hair oleh Dr. Amaral (NatGeo)
Angel hair portugal 13
Foto asli nucleus Angel Hair oleh Dr. Amaral (NatGeo)
Peristiwa Angel Hair di Portugal juga pernah terjadi pada tahun 1857 namun hanya saksi-saksi dan tak ada bukti konkrit yang disimpan yaitu berupa objek tersebut.
Hingga kini fenomena Angel Hair di Portugal ini belum dapat dibuktikan secara ilmiah karena misalkan itu memang benar-benar makhluk hidup berukuran kecil, tapi darimana asalnya? dari jenis apa? dan masuk ke genus, class atau spesies apa.
Seorang peneliti Angel Hair bernama Brian Boldman, pernah menganalisa fenomena aneh ini sejak tahun 1947 hingga tahun 2000 dan dibuat laporan hasil penelitiannya pada websitenya(download pdf file)
Di Selandia Baru dan Australia surat kabar lokal juga telah melaporkan banyaknya penampakan ini sejak tahun 1950, meskipun setelah dianalisis banyak diidentifikasikan sebagai jaring laba-laba.
Selain Angel Hair, ada pula fenomena lain yang tak kalah aneh dan misterius. Objek itu juga jatuh langsung dari langit bernama “Star Jelly” atau Bintang Jel.
Berbeda dengan Angel Hair, pada Star Jelly ini berbentuk seperti gel (baca: jel) dan berwarna bening atau mirip jelly yang biasa untuk menata rambut.
Namun karena fenomena dari kedua jenis objek tersebut sangat langka dan  jarang terjadi, maka hingga kini dari mana asal pastinya kedua jenis objek Angel Hair maupun Star Jellyyang keduanya sama-sama “jatuh dari langit”… masih tetap misterius… (UFOs the untold stories, NatGeo, May 2013)

0 User Comment:

Poskan Komentar