Breaking News
Loading...


Di tahun 1986, Supri, penjaga makam di Tempat Pemakaman Umum Jeruk Purut melihat penampakan hantu dengan sosok pastur tanpa kepala yang menenteng kepalanya sendiri. Menurut pengakuan masyarakat sekitar, pastur kepala buntung (julukan yang diberikan oleh masyarakat sekitar) ini mencari makamnya yang terletak di unit Kristen di pemakaman Tanah Kusir Jakarta. Pengalaman Supri ini menjadi kisah yang terkenal di daerah Jakarta. Jika Anda ingin melihat sendiri hantu Jeruk Purut berwujud pastur ini datanglah ke Tempat Pemakaman ini pada malam Jumat dengan jumlah pengunjung ganjil (satu, tiga, lima, dan seterusnya).
Cerita lainnya, ada dua orang pemuda yang pulang dari suatu acara. Kebetulan di jalan pulang mereka harus melewati daerah Jeruk Purut. Salah satu dari pemuda ini meremehkan tentang cerita hantu Jeruk Purut. Ketika melewati daerah Jeruk Purut, tiba-tiba mobil mereka mogok dan lampu mobil menyala dengan sendiri. Ketika mereka memutuskan untuk masuk ke dalam mobil, mereka melihat penampakan hantu pastur kepala buntung. Secara tiba-tiba mobil mereka bisa menyala kembali, namun anehnya tidak bisa di gas. Padahal spedometernya telah menunjuk angka maksimal. Setelah hantu itu menghilang barulah mereka dapat membawa mobil tersebut. Anehnya, mobil itu berjalan dengan sangat pelan. Untuk mencapai rumah mereka, dibutuhkan waktu sampai fajar menjelang.
Sosok pastur kepala buntung adalah sosok hantu paling terkenal di Jakarta. Penasaran dengan foto hantu ini? Sampai saat ini banyak orang yang mengaku memiliki foto hantu pastur kepala buntung, namun tidak satu pun yang dapat di dipastikan bahwa foto tersebut adalah asli.
Kuntilanak Laki-Laki
Ternyata sosok kuntilanak tidak hanya wanita berbaju putih saja. Kuntilanak juga ada dengan sosok laki-laki dan tuyul. Penampakan kuntilanak laki-laki ini dialami oleh Asmadi, penjaga Tempat Pemakaman Umum Jeruk Purut. Ketika sedang berkeliling, Asmadi ditempuk oleh seseorang dari atas pohon melinjo. Ketika menoleh ia melihat sosok kuntilanak laki-laki di atas pohon. Suatu kali Asmadi juga pernah dimintai uang oleh sosok tuyul. Setelah diberi uang, tuyul itu langsung lari ke dalam keramat (rumah pemakaman khas Betawi). Ketika diikuti ke dalam keramat ternyata sosok tuyul itu sudah tidak ada

1 User Comment: